alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Alamak! Istri Kabur Usai Nikah, Pria Ini Minta Uang Mahar Dikembalikan

Faisal Mustafa
Alamak! Istri Kabur Usai Nikah, Pria Ini Minta Uang Mahar Dikembalikan
Aparat kepolisian saat memediasi dua keluarga di Makassar, dimana keluarga pria meminta uang panai (mahar) dikembalikan karena istrinya kabur usai menikah. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pria di Makassar, Sulawesi Selatan berinisial AH meminta kembali uang maharnya kepada sang istri berinisial NH, lantaran wanita yang dinikahinya disebut kabur dari pelukannya.

Peristiwa unik ini juga heboh dijagad maya melalu akun Instagram makassar_iinfo mengunggahnya di media sosial. Dalam postingan itu dituliskan pihak keluarga pengantin pria meminta uang maharnya senilai Rp30 juta untuk dikembalikan.

Perwira Unit (Panit) 2 Binmas Polsek Tamalate Aiptu Izaac yang dikonfirmasi menuturkan, awalnya dia menerima aduan dari orangtua AH di Polsek Tamalate, pada Jumat 10 Januari 2020 lalu.



Ketika itu, orangtua AH keberatan lantaran menantunya menghilang tanpa kabar hingga kini. Anaknya AH menikahi NH pada 29 Desember lalu di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar hasil perjodohan orangtua.

"Setelah nikah perempuan dibawa ke rumah laki-laki. Tapi seminggu setelah nikah perempuan kembali ke rumah orangtuanya. Lalu dijemput suami dibawa kembali, terus perempuan kembali pergi dan tidak ditahu keberadaanya saat ini," kata Izaac melalui sambungan telepon, Senin (13/1/2020).

Mendapatkan laporan dari ibu laki-laki, Izaac kemudian memilih mendamaikannya. Diceritakan Izaac, dirinya akhirnya memanggil orangtua perempuan untuk dikonfrontasi. Ketika diperetemukan, ibu laki-laki menginginkan uang mahar senilai Rp30 juta yang diberikan kepada perempuan dikembalikan.

Namun, menurut Izaac, orangtua perempuan tidak sanggup mengembalikan uang mahar senilai Rp 30 juta tersebut.

"Orang tua perempuan mengaku uang maharnya itu sudah habis dipakai saat acara pernikahan di rumah wanita," ujarnya.

Pembicaraan alot ini kemudian membuat orangtua laki-laki menghubungi imam masjid yang menikahkan anaknya bernama Dg Nai. Dari pembicaraan tersebut, kata Izaac, imam mengatakan bahwa uang yang perlu dikembalikan pihak perempuan hanya Rp15 juta.

Hingga akhirnya, kata Izaac, orangtua laki-laki menyetujui pihak perempuan mengembalikan setengah dari uang mahar laki-laki yakni senilai Rp15 juta.

"Demikianlah yang disepakati, akhirnya ibu dari perempuan dan laki-laki berpelukan. Langsung damai karena hari Jumat saya undang, hari Sabtu langsung berkumpul, satu jam pembicaraan meski alot," paparnya.

Izaac mengatakan, bahwa permasalahan seperti ini seharusnya dimediasi. Menurutnya, apabila permasalahan seperti ini tidak dimediasi polisi, bisa saja berujung penganiayaan dari kedua belah pihak. Dari pembicaraan kedua keluarga ini juga, sambung Izaac, disepakati bahwa pihak laki-laki maupun perempuan tidak lagi hidup bersama.

"Kenapa sampai kita mendamaikan karena ini rawan pertama ini kan budaya siri (malu), kalau kita biarkan antara mereka ini kan bisa terjadi ketersinggungan, bisa menyebabkan penganiaayan yang melibatkan keluarga lainnya," tutup Izaac.

Dia menceritakan kejadian unik seperti ini sudah kerap terjadi di wilayah hukum Polsek Tamalate, namun karena apa yang dialami AH dan NH ini viral makanya jadi heboh.

"Sebenarnya sudah beberapa kali persoalan seperti ini (minta uang panaik kembali)tapi baru kali ini viralnya. Kasusnya sama, dan semua itu dilatarbelakangi perjodohan. Seingat saya sudah tiga kali ini di wilayah hukum Polsek Tamalate tapi baru kali ini ada yang viralkan," kata Izaac menutup.



(vhs)

loading...