alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Meutya Hafid Dianugerahi Democracy Award 2019

Vitrianda HIlba Siregar
Meutya Hafid Dianugerahi Democracy Award 2019
Wakil Rakyat di DPR dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara I Meutya Hafid menerima penghargaanDemocracy FiguresdariMoeslimChoice Award 2019. (Foto/SINDOnews/Ist)

JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (Dapil I Sumatera Utara) menerima penghargaan Democracy Figures dari Moeslim Choice Award 2019.

Penghargaan diberikan atas kiprahnya sebagai mantan jurnalis yang kini dipercaya sebagai wakil rakyat di DPR dari Fraksi Partai Golkar.

“Alhamdulillah, saya menerima penghargaan Democracy Award 2019 bersama dengan Pak Jusuf Kalla yang mendapat penghargaan Lifetime Achievement Award. Tentu ini sebuah kebanggaan bisa diberi kepercayaan dan penghargaan seperti ini,” kata Meutya di Jakarta, Jumat (13/12).



Sebelumnya, Meutya Hafid juga sempat dinobatkan sebagai Tokoh Pers Inspiratif Indonesia versi Mizan. Kiprahnya di DPR juga terbilang sukses, politisi perempuan Partai Golkar ini dipercaya memimpin Komisi I DPR. Komisi ini membidangi masalah pertahanan, luar negeri, komunikasi dan intelijen yang biasanya identik dengan kaum laki-laki.

Dalam sambutannya saat menerima penghargaan, Meutya Hafid merasa bangga telah dilahirkan sebagai seorang muslim dan putri Tanah Air Indonesia. Sebab, katanya, nilai-nilai Islam yang dianutnya bisa diterapkan di negara demokratis yang memiliki keanekaragaman suku, ras dan agama.

"Demokrasi inklusif yang melibatkan semua, yang menganggap semua orang setara, yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap insan manusia, termasuk perempuan," katanya.

“Saya sangat berbangga hati karena menjadi umat dan tidak hanya sebagai umat, tapi umat yang hidup di Tanah Air Indonesia," sambungnya.

Pada bagian lain, Meutya Hafid juga menilai prinsip-prinsip kesetaraan dalam demokrasi itu banyak menyerap dari nilai-nilai Islam. “Demokrasi banyak menyerap nilai Islam tentang kesetaraan. Maka, sebagai Muslimah, saya bangga menjadi salah satu produk demokrasi yang selaras dengan Islam di Indonesia,” ujarnya.

Acara pemberian penghargaan yang bertemakan "Umat Bersatu, Negara Maju" ini memberikan pengahargaan kepada sejumlah tokoh nasional, tokoh politik, serta tokoh agama di Indonesia. Acara digelar di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Kamis (12/12).



(vhs)

loading...