alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Alamakjang! Plt Sekdes Dicokok Gara-gara Begal Payudara Mahasiswi

Supriadi Ibrahim
Alamakjang! Plt Sekdes Dicokok Gara-gara Begal Payudara Mahasiswi
Pelaku begal payudara di Kabupaten Bone saat diinterogasi oleh aparat kepolisian. Foto: Sindonews/Supriadi Ibrahim

BONE - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Desa dibekuk polisi lantaran ulahnya menjadi pelaku begal payudara mahasiswi.

Korbannya adalah seorang mahasiswi di Kabupaten Bone, Sulsel menjadi korban pelecehan seksual saat berkendara. Korban dilecehkan oleh oknum Plt Sekdes Tappale Kecamatan Libureng.

Peristiwa ini terjadi saat korban berinisial NL pulang dari menjenguk rekan kampusnya di rumah sakit dan melewati Jalan poros Kecamatan Barebbo-Ponre. Pelaku yang melihat korban langsung membututi korban.



Di tempat yang sepi, tepatnya di Desa Panyili Kecamatan Palakka, korban dilecehkan oleh pelaku dengan modus remas payudara.

Kapolsek Palakka, Iptu Djamal, ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, peristiwa begal payudara itu terjadi sekitar pukul 19:30 Wita, Senin, (2/12/19) malam.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 19.30 Wita. Korbannya mahasiswa sementara identitas pelaku oknum perangkat desa (Kaur keuangan Desa Tappale) dia juga merangkap jadi Plt Sekdes Tappale," kata Iptu Djama kepada Sindonews, Selasa, (3/12/2019).

Mantan Kanit Tipiter itu, menjelaskan, NL, yang dilecehkan langsung teriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakkan korban langsung ke lokasi dan mengejar pelaku. Alhasil pelaku berhasil diamankan oleh warga di Jalan Mt Hariyono atau sekitar 4 Km dari TKP.

"Berutung kami cepat tiba di lokasi, pelaku ini nyaris jadi bulan-bulanan warga," jelasnya.

Sementara itu, Syamsul Alam terduga pelaku di hadapan polisi mengakui perbuatannya.

"Awalnya dia nyelip saya pak, kemudian saya buntuti dan di tempat yang sepi saya kemudian pegang anunya (payudara) kemudian tancap gas," aku pelaku.

Perbuatan bejat pelaku menjadi begal payudara awalya aku dia, hanya iseng-iseng saja untuk melarang kaum perempuan keluar malam.

Namun karena menjadi kebiasaan dan tidak ketahuan, Syamsul selalu mengambil kesempatan itu jika melihat perempuan menggunakan kendaraan di tempat yang sepi.

"Saya lakukan ini sudah berkali-kali pak hanya untuk melarang perempuan keluar malam, bukan untuk kepuasan nafsu," bebernya.

Syamsul Alam yang ketahuan dengan aksi bejatnya itu dan berurusan dengan pihak kepolisian sektor Palakka telah menyesal. "Saya menyesali perbuatan saya ini pak, sangat menyesal," pungkasnya.



(vhs)

loading...