alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Penangkap Putra Raja Narkoba Ditembak 155 Kali dalam Eksekusi Brutal

Muhaimin
Polisi Penangkap Putra Raja Narkoba Ditembak 155 Kali dalam Eksekusi Brutal
Ovidio Guzman, putra raja narkoba Kartel Sinaloa Joaquin Archivaldo Guzman Loera alias El Chapo. Foto/CEN/Mirror

CULIACAN - Seorang perwira polisi elite di Meksiko yang membantu menangkap putra raja kartel narkoba Joaquin Archivaldo Guzman Loera (El Chapo) dieksekusi mati secara brutal oleh geng penjahat.

Korban ditembak 155 kali di lokasi parkir mobil di luar pusat perbelanjaan di kota Culiacan.

Geng penjahat yang mengeksekusi mati perwira polisi 30 tahun itu diduga terkait Kartel Sinaloa, sebuah kartel narkoba yang pernah dipimpin El Chapo. Saat ini, El Chapo mendekam di penjara Amerika Serikat (AS).



Perwira polisi yang dibunuh secara kejam itu diidentifikasi dengan nama pendek Eduardo. Dia telah membantu menangkap dan menahan Ovidio Guzman, putra El Chapo, pada 17 Oktober lalu. Namun, putra raja narkoba itu dibebaskan setelah Kartel Sinaloa meluncurkan perang dengan membantai beberapa warga sipil yang membuat pemerintah Meksiko menyerah.

Menurut laporan media setempat, yang dikutip Daily Mirror, Jumat (8/11/2019), Eduardo juga bagian dari polisi yang menangkap El Chapo yang membuat raja narkoba itu diekstradisi ke AS.

Sebuah rekaman menunjukkan sebuah mobil merah mengikuti mobil putih ke tempat parkir sebelum akhirnya dua pria bersenjata menembak polisi sebanyak 155 kali pada hari Rabu. Sebanyak 155 selongsong peluru ditemukan di sekitar korban.

Eduardo menjadi petugas Kepolisian Nasional Meksiko pada 2013 dan terakhir memegang posisi sebagai pelindung Wakil Menteri Keamanan Publik Carlos Alberto Hernandez Leyva.

Tidak jelas apakah polisi tersebut sedang bertugas atau tidak pada saat serangan mengerikan itu terjadi. Dia dilaporkan membawa senjata saat diserang.

Menteri Keamanan Publik Cristobal Castaneda Camarillo dan wakilnya, Hernandez Leyva muncul di tempat kejadian untuk mengawasi penyelidikan.

Pihak berwenang setempat sedang menyelidiki insiden tersebut meskipun mereka belum menentukan kelompok atau pihak mana yang mengeksekusi mati perwira polisi itu.

"Meratapi kematian polisi negara bagian, Eduardo, yang kehilangan nyawanya pada hari Rabu di Sinaloa," kata kepolisian setempat di Twitter.



(vhs)

loading...