alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Modal Makanan dan Uang Jajan Rp2000, Dua Abang Beradik Disodomi Pengangguran

Zailani
Modal Makanan dan Uang Jajan Rp2000, Dua Abang Beradik Disodomi Pengangguran
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari, mengintrogasi tersangka sodomi MA (37) warga Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/10/2019). (Foto: SINDOnews/Ist)

BELAWAN - Tersangka pelaku sodomi, MA (37) warga Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatera Utara, dibekuk Satreskrim Polsek Medan Labuhan. Dengan modal makanan dan uang jajan Rp2000, pelaku bebas mencabuli dua bocah abang beradik di sebuah gudang kosong.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari mengatakan, kasus ini berhasil diungkap setelah kedua orang tua korban M (11) dan F (9) membuat laporan resmi pada 6 Oktober 2019, lalu di Mapolsek Medan Labuhan.

Atas laporan orang tua korban, sambung Ikhwan, kepolisian mengambil keterangan saksi korban sekaligus melakukan visum serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi korban.



"Setelah bukti dan keterangan saksi akurat, petugas lalu menangkap tersangka MA di rumahnya," tegas Kapolsek AKP Edi Safari, Rabu (9/10/2019).

Dalam pemeriksaan, tersangka MA mengakui perbuatannya yang sudah dilakukan sejak April 2019 lalu, di salah satu gudang kosong tak jauh dari rumahnya.

Modus yang dilakukan tersangka, sambung Edi, mengiming-imingi kedua korban dengan makanan mie atau nasi goreng serta uang jajan Rp2000. "Jadi setiap melancarkana aksinya, pelaku selalu membujuk dengan makanan dan uang jajan," jelas Edi.

Sepanjang April hingga sekarang, pelaku mengaku sudah dua kali mencabuli korban M, sedangkan kepada F pelaku baru melakukannya sekali.

Atas kejahatannya, tersangka MA dijerat dengan undang - undang perlindungan anak, pasal 76 jo 82 dengan hukuman penjara 15 tahun.

Tersangka MA yang diwawancarai tak menyangkal melakukan kejahatan terhadap kedua bocah yang masih duduk di kursi sekolah. Hal itu dilakukannya karena terdorong kerap menonton film porno melalui hanpdhone.

Dan tersangka juga mengaku tidak pernah melakukan ancaman kepada kedua korban. "Tidak pernah saya mengancam mereka, cuma saya bujuk makanan mie atau nasi goreng dan uang jajan Rp2000," akunya.



(zys)

loading...
Berita Terkait