alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Akhyar Mendaftar Jadi Bakal Calon Wali Kota Medan ke Perindo Sumut

Zailani
Akhyar Mendaftar Jadi Bakal Calon Wali Kota Medan ke Perindo Sumut
Ketua DPW Perindo Sumut Rudi Zulham Hasbibuan mendampingi Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution memberikan keterangan pers seusai mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Medan pada Pilkada serentak 2020 mendatang, Selasa (8/10/2019) di gedung DPW

MEDAN - Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution ikut meramaikan bursa bakal calon Wali Kota Medan 2020-2025. Akhyar mendaftarkan diri lewat DPW Partai Perindo Sumatera Utara (Sumut), untuk diusung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan 2020 mendatang, Selasa (8/10/2019).

Usai mendaftar di Sekretariat DPW Partai Perindo Sumut, Akhyar menegaskan keinginannya menjadi Wali Kota Medan bukan merupakan ambisi pribadinya. Namun, tujuan utamanya karena ingin melanjutkan pembangunan Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depan.

“Saya ingin meneruskan pembangunan Kota Medan untuk menjadikan Kota Medan menjadi rumah kita semua,” kata Akhyar Nasution, yang juga kades PDI Perjuangan, tersebut.



Sambung Akhyar, untuk membangun Kota Medan tidak bisa dilakukannya seorang diri. Pembangunan tentu harus melibatkan banyak pihak. “Karena itu, saya sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak terkait dengan niatan saya menjadi Wali kota Medan. Langkah ini sangat penting mengingat membangun Kota Medan harus kita lakukan bersama-sama,” katanya..

Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan mengakui bahwa pendaftaram Akhyar Nasution menjadi bakal calon Wali Kota Medan merupakan kado hari ulang tahun (HUT) ke-5 Partai Perindo. “Ini bukti bahwa silaturahmi yang dilakulan oleh Partai Perindo sangat baik,” ujar Rudi.

Rudi mengatakan, meskipun sudah mendaftar ke Partai Perindo, Akhyar masih harus mengikuti sejumlah tahapan untuk mendapatkan dukungan partai itu. Salah satunya nanti mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.

“Untuk panelis fit and proper test ini nanti akan diisi oleh kaum akademisi, mantan pejabat, hingga jurnalis. Langkah ini kami lakukan karena kami ingin mengusung calon kepala daerah yang betul-betul berkualitas dan sejalan dengan program Partai Perindo,” katanya.



(zys)

loading...