alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mabes Polri: 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei karena Peluru Tajam

Irfan Ma'ruf
Mabes Polri: 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei karena Peluru Tajam
Demonstrasi berujung kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 di Jakarta. (Foto: ANTARA)

JAKARTA - Tim investigasi yang dipimpin Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri bekerja sama dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Ombudsman RI, dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Kommas HAM) memastikan, ada sembilan orang meninggal dunia akibat kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta.

Dari sembilan orang itu, delapan di antaranya meninggal dunia karena peluru tajam, sedangkan satu korban meninggal karena trauma benda tumpul.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, dari delapan korban yang meninggal karena peluru tajam itu, empat di antaranya diautopsi oleh pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Dalam outopsi tersebut, polisi menemukan dua peluru tajam bersarang pada dua korban, yakni Raihan Fajari (16) dan Abdul Aziz (27).



“Hasilnya bahwa empat (orang) jelas itu merupakan korban meninggal karena peluru tajam, dua proyektil (dalam tubuh) sudah kami sita dan saat ini sedang diuji balistik,” kata Asep di Mabes Polri, Senin (17/6/2019).

Dia menuturkan, terhadap lima korban meninggal lainnya tidak dilakukan pemeriksaan atau autopsi di RS Polri Kramat Jati, tetapi hanya visum luar (oleh RS lain). Terhadap jenazah lima orang itu tidak dilakukan outopsi karena pada saat kejadian peristiwa korban langsung dibawa atau diambil oleh pihak keluarga. Walaupun begitu, polisi menduga kuat empat di antara mereka yang mendapat visum luar itu meninggal karena peluru.

“Kemudian empatnya diindikasikan kuat MD (meninggal dunia) juga karena peluru tajam, dan satu lagi meninggal dunia karena kekerasan benda tumpul,” ucapnya.



(zys)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif