alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bus Masuk Jurang di Kelok 28, Barang Milik Penumpang Habis Dijarah

Wahyu Sikumbang
Bus Masuk Jurang di Kelok 28, Barang Milik Penumpang Habis Dijarah
Bus terguling di persawahan warga. Foto: Wahyu Sikumbang/iNews

AGAM - Satu hari usai kecelakaan tunggal di tikungan Kelok 28, kawasan Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bangkai bus masih ada di jurang persawahan warga.

Tak pelak, barang-barang milik penumpang yang berserakan di sekitar lokasi kejadian menjadi sasaran penjarahan.

Sementara itu, enam orang korban luka dalam kecelakaan itu hingga kini masih dirawat di rumah sakit karena menderita patah tulang dan luka ringan. Pantauan di lapangan, hingga Rabu (29/5/2019), bangkai bus Family Ceria yang terjun bebas ke jurang tikungan Kelok 28, kawasan Danau Maninjau, Kecamatan Matur, masih berada di persawahan warga dalam posisi terbalik.



Terlihat barang-barang milik penumpang mulai dijarah sejumlah orang. Seperti berkarung-karung bawang, kentang, hingga puluhan kursi plastik dan barang-barang lainnya milik penumpang yang sebelumnya dimuat di atas bus, Rabu sore sudah tidak ditemukan di sekitar bangkai bus.

Kanit Lantas Polsek Matur Aipda P W Saragih menyebutkan, bangkai bus rencananya akan dikeluarkan dengan cara diderek. Proses evakuasi bangkai bus akan dilakukan hati-hati agar badan bus tidak hancur. Nantiya bangkai bus akan dibawa ke Satlantas Polres Agam untuk proses lebih lanjut.
Bus Masuk Jurang di Kelok 28, Barang Milik Penumpang Habis Dijarah

“Bus PT Family Ceria Group berangkat dari Bukittinggi menuju Air Bangis, Pasaman Barat. Dari keterangan agen dan kernet, bus diperkirakan rem blong sejak mulai dari Kelok 25. Saat itu jumlah penumpang bus 30 orang, sekitar 6 orang dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke Bukittinggi karena patah tulang. Hari ini Rabu 29 Mei 2019 bangkai bus akan dikeluarkan,” ujar Aipda P W Saragih.

Dia menyebutkan sopir bus bernama Riki masih dalam pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan masih dilakukan secara intensif, diduga ada unsur kelalaian dan masalah teknis./

Kecelakaan bus Family Ceria jurusan Bukittinggi-Pasaman Barat terjadi pada Selasa 28 Mei 2019 sekitar pukul 16.00 WIB. Dugaan awa, bus terjun ke jurang karena beban berlebih dan kondisi bus yang tak layak jalan.

Sebelumnya, salah seorang penumpang yang duduk di samping sopir menyebutkan, bus bermasalah hingga harus didorong saat berangkat dari Terminal Aur Kuning di Bukittinggi.

Mus juga mengalami mogok mesin sebelum Matur hingga sampai di tikungan dan turunan Kelok 28. Kemudi bus tak berfungsi dan akhirnya terjun ke jurang sedalam 20 mete.

Dari 30 orang penumpang bus, enam orang mengalami luka-luka dan patah tulang. Hingga Rabu malam korban luka masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Ahmad Muktar Bukittinggi.



(vhs)

loading...