alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rupiah Melemah ke Rp14.515, Terburuk Kedua di Asia

Bona Ventura
Rupiah Melemah ke Rp14.515, Terburuk Kedua di Asia
Rupiah pada Rabu siang ini merosot ke level Rp14.515 per dolar Amerika Serikat. Foto/SINDOnews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) merosot pada sesi I perdagangan Rabu (22/5/2019). Data Bloomberg mencatat rupiah melemah 35 poin atau 0,24% ke level Rp14.515 per USD.

Sebelumnya, di awal perdagangan, rupiah dibuka melemah 8 poin atau 0,06% ke posisi Rp14.488 per USD, dibandingkan Selasa lalu di level Rp14.480 per USD.

Hasil ini membuat rupiah menjadi yang terburuk kedua di Asia, setelah dolar Singapura melemah -0,29%, rupiah -0,25%, ringgit Malaysia -0,23%, baht Thailand -0,21%, dolar Taiwan -0,19%, yuan China -0,18%, dan won Korea Selatan -0,17%.



Data Yahoo Finance mencatat kurs rupiah pada jeda siang ini, melemah 35 poin atau 0,24% ke posisi Rp14.510 per USD, dibandingkan penutupan Selasa kemarin di level Rp14.475 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang diterbitkan Bank Indonesia, rupiah pada hari ini ditetapkan di Rp14.488 per USD, terdepresiasi 26 poin alias 0,18% dibandingkan posisi Rp14.462 per USD pada Selasa lewat.

Pelemahan rupiah disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah aksi massa yang memprotes hasil Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memberi sentimen negatif bagi pasar.

Sementara faktor eksternal adalah hasil obligasi AS yang lebih tinggi. Imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun naik ke level 2,43% dan hasil obligasi bertenor 30 tahun naik menjadi 2,845%. Melansir dari Reuters, indeks USD bertahan di level 98,014, mendekati level tertinggi 3-1/2 minggu di 98,134 pada sesi sebelumnya.

Dan dolar mendapat kekuatan karena ekspor Jepang bulan April turun 2,4%. Penurunan lebih tajam dibandingkan perkiraan ekonom sebesar 1,8%. Hal ini menguatkan pamor USD sebagai mata uang safe haven ditengah ketidakpastian global.



(boy)

loading...